Memilih Yang Diyakini & Meninggalkan Yang Diragukan
Abu Muhammad Al-Hasan bin Ali bin Abi
Thalib ra. cucu kesayangan Rasulullah saw berkata :
Aku telah hafal sabda Rasulullah saw : Tinggalkanlah perkara yang meragukanmu dan kerjakan perkara yang tidak meragukanmu.
(HR. Tirmidzi dan Nasa'i, Tirmidzi berkata : ini adalah hadits hasan shahih)
Aku telah hafal sabda Rasulullah saw : Tinggalkanlah perkara yang meragukanmu dan kerjakan perkara yang tidak meragukanmu.
(HR. Tirmidzi dan Nasa'i, Tirmidzi berkata : ini adalah hadits hasan shahih)
Tanda Kesempurnaan Islam Seseorang
Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw
bersabda : Di antara tanda kebaikan keislaman seseorang adalah ia meinggalkan
perkara yang tak berguna baginya.
(hadits hasan diriwayatkan oleh Tirmidzi dan lainnya)
(hadits hasan diriwayatkan oleh Tirmidzi dan lainnya)
Ukhuwah dan Kesempurnaan Iman
Abu Hamzah, Anas bin Malik menerangkan bahwa Rasulullah
saw bersabda :
Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.
(HR Bukhori dan Muslim)
Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.
(HR Bukhori dan Muslim)
Halalnya Darah Seorang Muslim
Ibnu Mas'ud ra. berkata Rasulullah saw
bersabda :
Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan aku adalah Rasulnya, kecuali disebabkan oleh salah satu dari tiga hal :
1. tsayyib (orang yang sudah menikah/janda/duda) yang berzina
2. membunuh orang
3. meninggalkan agamanya serta memisahkan diri dari jama'ah
(HR. Bukhori Muslim)
Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan aku adalah Rasulnya, kecuali disebabkan oleh salah satu dari tiga hal :
1. tsayyib (orang yang sudah menikah/janda/duda) yang berzina
2. membunuh orang
3. meninggalkan agamanya serta memisahkan diri dari jama'ah
(HR. Bukhori Muslim)
Etika Orang Beriman
Abu Hurairah rw. menerangkan bahwa Rasulullah saw bersabda
:
Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia berkata baik atau diam, barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia menghormati tetangganya, barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia memuliakan tamunya.
(HR Bukhari dan Muslim)
Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia berkata baik atau diam, barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia menghormati tetangganya, barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah ia memuliakan tamunya.
(HR Bukhari dan Muslim)
Larangan Mengumbar Amarah
Abu Hurairah ra. menerngakan bahwa ada
seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah saw : Berilah aku nasihat.
Beliau menjawab : Jangan marah! maka
diulanginya beberapa kali, kemudian Nabi bersabda : Jangan
marah!
(HR. Bukhori)
(HR. Bukhori)
Perbuatan Ihsan
Abu Ya'la Syaddad bin Aus menerangkan bahwa
Rasulullah saw bersabda :
Sesungguhnya Allah menetapkan kebaikan (ihsan) atas segala sesuatu. Maka apabila kalian membunuh (dalam peperangan), lakukanlah dengan baik. Jika kalian menyembelih, maka lakukanlah dengan baik, hendaklah setiap kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan hewan sembelihannya.
(HR. Muslim)
Sesungguhnya Allah menetapkan kebaikan (ihsan) atas segala sesuatu. Maka apabila kalian membunuh (dalam peperangan), lakukanlah dengan baik. Jika kalian menyembelih, maka lakukanlah dengan baik, hendaklah setiap kalian menajamkan pisaunya dan menyenangkan hewan sembelihannya.
(HR. Muslim)
Anjuran Bertqwa dan Berakhlak Mulia
Abu Dzar Jundud bin Junadah dan Abu
Abdurrahman Mu'adz bin Jabal ra. menerangkan Rasulullah saw bersabda
:
Bertaqwalah kepada Allah di manapun kalian berada. Dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji.
Bertaqwalah kepada Allah di manapun kalian berada. Dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji.
(HR. Tirmidzi dan ia berkata : Ini adalah hadits hasan. Dan di sebagain kitab disebutkan sebagai hadits hasan shahih)
Hidup Bersama Allah
Abu Abbas Abdillah bin Abbas ra. berkata,
suatu hari aku berada di belakang Rasulullah saw, lalu beliau bersabda
:
Wahai pemuda! Aku hendak mengajarimu beberapa kalimat : Jagalah Allah, maka Ia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engakau akan mendapatinya bersamamu. Bila engkau memohon sesuatu, mohonlah kepadaNya. Bila engkau meminta pertolongan, minta tolonglah kepadaNya.
Ketahuilah bahwa seandainya seluruh umat ini berkumpul untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagimu, maka mereka tidak akan bisa memberi manfaat kepadamu kecuali dengan perkara yang telah ditetapkan Allah kepadamu.
Dan seandainya seluruh umat ini berkumpul untuk memberikan sesuatu yang merugikanmu, maka mereka tidak akan bisa merugikanmu kecuali dengan perkara yang telah ditetapkan Allah kepadamu.
Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah mengering tintanya.
Wahai pemuda! Aku hendak mengajarimu beberapa kalimat : Jagalah Allah, maka Ia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engakau akan mendapatinya bersamamu. Bila engkau memohon sesuatu, mohonlah kepadaNya. Bila engkau meminta pertolongan, minta tolonglah kepadaNya.
Ketahuilah bahwa seandainya seluruh umat ini berkumpul untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagimu, maka mereka tidak akan bisa memberi manfaat kepadamu kecuali dengan perkara yang telah ditetapkan Allah kepadamu.
Dan seandainya seluruh umat ini berkumpul untuk memberikan sesuatu yang merugikanmu, maka mereka tidak akan bisa merugikanmu kecuali dengan perkara yang telah ditetapkan Allah kepadamu.
Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah mengering tintanya.
(HR. Tirmidzi, dan dia menyatakan sebagai hadits hasan shohih)
Menurut riwayat selain Tirmidzi dijelaskan, jagalah Allah, niscaya engkau akan bersamaNya. Kenalilah Allah dalam kesenangan, niscaya Ia akan mengenalmu dalam kesempitan. Ketahuilah bahwa segala perbuatan salahmu belum tentu mencelakaimu, dan musibah yang menimpamu belum tentu akibat kesalahanmu. Ketahuilah bahwa kemenangan beserta kesabaran, kebahagiaan beserta kedukaan, dan setiap kesulitan ada kemudahan.
Menjaga Sifat Malu
Abu Mas'ud Uqbah bin Amr Al-Anshari
Al-Badri ra. berkata, Rasulullah saw bersabda :
Sesungguhnya sebagian dari apa yang telah dikenal orang dari perkataan kenabian yang pertama ialah : Bila engkau tidak malu, maka perbuatlah sekehendak hatimu.
(HR. Bukhori)
Sesungguhnya sebagian dari apa yang telah dikenal orang dari perkataan kenabian yang pertama ialah : Bila engkau tidak malu, maka perbuatlah sekehendak hatimu.
(HR. Bukhori)

Post a Comment